Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang

6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
(Foto: iStockphoto/PeopleImages)

Narasina.com - Sakit kepala sering mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa dipicu oleh banyak hal, mulai dari kurang tidur, stres, dehidrasi, hingga terlalu lama menatap layar gadget.

Selain mengonsumsi obat, sakit kepala juga bisa diredakan dengan bahan-bahan alami. Beberapa air rebusan herbal dipercaya membantu mengurangi nyeri kepala dan membuat tubuh lebih rileks.

Dirangkum dari Artful Tea dan Healthline, berikut sejumlah air rebusan alami yang dapat membantu meredakan sakit kepala.

1. Air Rebusan Jahe

Jahe dikenal sebagai bahan herbal yang sering digunakan untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan, termasuk sakit kepala.

Kandungan anti-inflamasi pada jahe dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan pemicu nyeri kepala dan migrain. Jahe juga bisa membantu meredakan rasa mual yang sering muncul saat migrain.

Cara membuatnya cukup mudah. Rebus beberapa iris jahe segar selama beberapa menit, lalu minum selagi hangat. Tambahan madu bisa membuat rasanya lebih nikmat.

2. Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan kafein ringan di dalamnya juga dapat membantu sebagian orang mengurangi sakit kepala akibat kelelahan.

Selain membantu tubuh lebih rileks, teh hijau juga bisa meningkatkan energi secara perlahan tanpa efek berlebihan seperti kopi.

Meski begitu, konsumsinya tetap perlu dibatasi. Terlalu banyak kafein justru dapat memicu sakit kepala pada sebagian orang.

3. Teh Peppermint

Peppermint atau daun mint memiliki aroma segar yang memberi efek menenangkan. Minuman herbal ini dipercaya dapat membantu meredakan sakit kepala tegang akibat stres dan kelelahan.

Aroma mint juga membantu tubuh terasa lebih rileks dan nyaman. Karena tidak mengandung kafein, teh peppermint aman diminum kapan saja.

Untuk membuatnya, rebus beberapa lembar daun mint segar dalam air panas selama beberapa menit. Sajikan hangat agar efek relaksasinya lebih terasa.

4. Air Rebusan Cengkeh

Cengkeh merupakan rempah dengan aroma khas yang kerap digunakan dalam minuman herbal tradisional.

Kandungan alami pada cengkeh dipercaya memiliki efek pereda nyeri sehingga dapat membantu mengurangi sakit kepala. Selain itu, cengkeh juga memiliki sifat antimikroba yang baik bagi tubuh.

Cukup rebus beberapa butir cengkeh ke dalam air panas selama beberapa menit. Minuman ini lebih nikmat dikonsumsi saat hangat.

5. Air Rebusan Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa ini dipercaya membantu mengurangi nyeri kepala sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Air rebusan kunyit juga sering dikonsumsi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi rasa lelah.

Rebus kunyit yang telah diiris tipis hingga air berubah kekuningan. Tambahkan madu atau perasan lemon agar rasanya lebih segar.

6. Teh Chamomile

Chamomile dikenal sebagai minuman herbal dengan efek menenangkan. Teh ini dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang kerap menjadi pemicu sakit kepala.

Selain membantu tubuh lebih rileks, chamomile juga cocok diminum sebelum tidur karena dapat meningkatkan kualitas istirahat.

Kandungan anti-inflamasi pada chamomile dipercaya membantu mengurangi peradangan sehingga nyeri kepala dapat berangsur mereda.

Meski menggunakan bahan alami, konsumsi herbal tetap sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Baca Juga
Artikel Terbaru
  • 6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
  • 6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
  • 6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
  • 6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
  • 6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
  • 6 Air Rebusan Alami untuk Redakan Sakit Kepala, Nyeri Bisa Berkurang
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad