Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen

Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Narasina.com - Pemerintah menempatkan infrastruktur digital sebagai salah satu fondasi utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Fokus tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi.

Deputi Koordinasi Perdagangan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ali Murtopo Simbolo, mengatakan data center, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dan keamanan siber menjadi pilar penting dalam strategi menuju Indonesia Emas 2045.

"Infrastruktur digital yang tangguh, data center, AI, dan keamanan siber—adalah fondasi yang akan menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Indonesia," ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Ali, transformasi digital kini menjadi faktor utama dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan ekosistem digital agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Ditjen Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Aju Widia Sari, menilai penguatan konektivitas digital bukan lagi sekadar pilihan.

Ia menyebut percepatan pembangunan data center, pengembangan ekosistem AI, dan penguatan ketahanan siber kini menjadi fondasi strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan asosiasi adalah kunci untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pelaku aktif dalam ekosistem digital global," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Target tersebut menjadi langkah awal menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029.

"Dengan kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8% hingga 6,5% pada tahun 2027," kata dia.

"Menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029," lanjut Prabowo.

Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat program prioritas nasional.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai ekonomi Indonesia mulai keluar dari tren pertumbuhan stagnan di level 5 persen. Optimisme itu muncul setelah ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026.

“Kalau saya bilang kita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 persen kan, untuk triwulan I 5,61 persen. Kita harapkan ke depan makin cepat, makin cepat, makin cepat. Kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).

Purbaya juga meminta seluruh pihak menjaga optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik.

“Tapi teman-teman juga bantu doain dong, jangan dijelek-jelekin terus. Fiskal bagus dibilang jelek, fiskal bagus, depositonya terkendali dibilang itu yang membuat nilai tukar melemah,” katanya.

Ia bahkan menyebut Indonesia menjadi salah satu negara dengan pengelolaan ekonomi terbaik di kawasan karena mampu meningkatkan pertumbuhan tanpa tambahan anggaran besar.

“Padahal dibanding seluruh negara di Asia, di dunia, kita ini paling canggih loh. Apalagi kemarin kita bisa berhasil, kalau saya bilang sih keajaiban ya, dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat,” ujarnya.

Menurut Purbaya, salah satu strategi pemerintah adalah memperkuat likuiditas perbankan untuk mendukung aktivitas ekonomi nasional.

“Dengan hanya mindahin uang dari BI ke perbankan kan, di antaranya itu ya, di samping program-program yang lain tentunya, artinya saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal,” lanjutnya.

Pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi nasional dapat melampaui target APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Bahkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan bisa mendekati 6 persen hingga akhir tahun.

“Kita akan dorong, target APBN kan 5,4 persen, tapi kita akan dorong ke arah 6 persen sampai akhir tahun,” katanya.

Purbaya menilai berbagai program prioritas pemerintah mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

“Kalau melihat hasilnya sekarang, sepertinya strateginya sudah membuahkan hasil. Sepertinya strateginya cukup pas dan cukup akurat. Nanti kalau program-program yang lain yang baru mulai juga berjalan dan dampaknya mulai kelihatan di ekonomi, harusnya tumbuhnya akan lebih cepat,” jelasnya.

Baca Juga
Tag:
Artikel Terbaru
  • Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
  • Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
  • Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
  • Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
  • Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
  • Data Center, AI, dan Keamanan Siber Jadi Kunci Target Ekonomi 8 Persen
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad